Selasa, 04 Februari 2014

senam hamil




Gambar Gerakan Senam Hamil
Gerakan senam Hamil tentu bertujuan agar Ibu Hamil tetap Sehat dan bugar. Sehingga banyak gerakan senam hamil. Namun tidak dipungkiri, tidak jarang ibu hamil malas atau memiliki kondisi buruk untuk beraktifitas. Bahkan untuk sekedar mengerjakan pekerjaan rumah apalagi melakukan senam. Namun karena senam hamil akan memberikan manfaat yang sangat besar, sebaiknya anda mulai melakukan senam hamil yang sederhana di usia kehamilan 28-30 minggu.

Adapun contoh gerakan Senam Hamil paling sederhana, yang bisa anda lakukan adalah:
  • Lakukan duduk bersila dan tegak dengan posisi kedua lengan mengarah ke depan dan lakukan dengan rileks. Lakukan gerakan senam sesering mungkin dalam satu hari.
  • Gerakan merangkak pertama, bisa dilakukan dengan; tundukan kepala lihat bagian perut, angkat pinggang sambil mengempiskan perut dan disertai mengerutkan dubur. Setelah itu turunkan pinggang dengan mengangkat kepala sambil melemaskan otot-otot dinding perut dan otot dasar panggul. Lakukan Gerakan Senam Hamil paling Sederhana ini delapan kali dalam satu waktu.
  • Gerakan merangkak kedua, dilakukan dengan meletakan kepala di antara kedua tangan lalu menoleh ke kiri dan kanan. Turunkan badan sehingga dada menyentuh lantai dengan cara menggeser siku sejauh mungkin ke samping badan anda. pertahankan posisi tersebut selama satu menit.
  • Berbaringlah miring ke arah kiri, letakan lutut kanan di atas lutut kiri (lebih baik diganjal bantal). Tekuk Lutut kanan sampai di depan lutut kiri (sebaiknya juga diganjal bantal). Tekuk Lengan kanan ke depan sedangkan lengan kiri di tekuk ke belakang badan.
  • Berbaring miring dengan kedua lutut dan kedua lengan ditekuk. Bagian bawah kepala dan perut sebaiknya di beri bantal agar perut tidak menggantung. Lakukan dengan Tenang dan atur pernapasan secara berirama.
  • Gerakan Senam Hamil paling Sederhana yang keenam, adalah dengan berbaring telentang dengan kedua lutut dipegang tangan dan lakukan secara rileks. Setelah itu tarik napas melalui mulut secara maksimal, kemudian tutup mulut lalu mengejan. Gerakan adalah dengan ke bawah badan dan ke depan. Keluarkan nafas secara berlahan, dan lakukan latihan ini 3-4 kali dengan jeda 2 menit.

Selain 6 Gerakan Senam Hamil Sederhana seperti diatas, ada beberapa gerakan senam ibu Hamil yang dapat melatih otot, seperti otot betis, yang dapat mencegah kejang betis, latihan otot pantat untuk menghindari wasir, sampai gerakan senam yang berfungsi untuk mencegah posisi bayi sungsang (posisi bayi benar menghadap ke jalan lahir). Hal ini akan mengurangi resiko persalinan Caesar yang tentu sangat merugikan kondisi wanita.




Gambar Gerakan Senam Hamil
Gerakan senam Hamil tentu bertujuan agar Ibu Hamil tetap Sehat dan bugar. Sehingga banyak gerakan senam hamil. Namun tidak dipungkiri, tidak jarang ibu hamil malas atau memiliki kondisi buruk untuk beraktifitas. Bahkan untuk sekedar mengerjakan pekerjaan rumah apalagi melakukan senam. Namun karena senam hamil akan memberikan manfaat yang sangat besar, sebaiknya anda mulai melakukan senam hamil yang sederhana di usia kehamilan 28-30 minggu.

Adapun contoh gerakan Senam Hamil paling sederhana, yang bisa anda lakukan adalah:
  • Lakukan duduk bersila dan tegak dengan posisi kedua lengan mengarah ke depan dan lakukan dengan rileks. Lakukan gerakan senam sesering mungkin dalam satu hari.
  • Gerakan merangkak pertama, bisa dilakukan dengan; tundukan kepala lihat bagian perut, angkat pinggang sambil mengempiskan perut dan disertai mengerutkan dubur. Setelah itu turunkan pinggang dengan mengangkat kepala sambil melemaskan otot-otot dinding perut dan otot dasar panggul. Lakukan Gerakan Senam Hamil paling Sederhana ini delapan kali dalam satu waktu.
  • Gerakan merangkak kedua, dilakukan dengan meletakan kepala di antara kedua tangan lalu menoleh ke kiri dan kanan. Turunkan badan sehingga dada menyentuh lantai dengan cara menggeser siku sejauh mungkin ke samping badan anda. pertahankan posisi tersebut selama satu menit.
  • Berbaringlah miring ke arah kiri, letakan lutut kanan di atas lutut kiri (lebih baik diganjal bantal). Tekuk Lutut kanan sampai di depan lutut kiri (sebaiknya juga diganjal bantal). Tekuk Lengan kanan ke depan sedangkan lengan kiri di tekuk ke belakang badan.
  • Berbaring miring dengan kedua lutut dan kedua lengan ditekuk. Bagian bawah kepala dan perut sebaiknya di beri bantal agar perut tidak menggantung. Lakukan dengan Tenang dan atur pernapasan secara berirama.
  • Gerakan Senam Hamil paling Sederhana yang keenam, adalah dengan berbaring telentang dengan kedua lutut dipegang tangan dan lakukan secara rileks. Setelah itu tarik napas melalui mulut secara maksimal, kemudian tutup mulut lalu mengejan. Gerakan adalah dengan ke bawah badan dan ke depan. Keluarkan nafas secara berlahan, dan lakukan latihan ini 3-4 kali dengan jeda 2 menit.

Selain 6 Gerakan Senam Hamil Sederhana seperti diatas, ada beberapa gerakan senam ibu Hamil yang dapat melatih otot, seperti otot betis, yang dapat mencegah kejang betis, latihan otot pantat untuk menghindari wasir, sampai gerakan senam yang berfungsi untuk mencegah posisi bayi sungsang (posisi bayi benar menghadap ke jalan lahir). Hal ini akan mengurangi resiko persalinan Caesar yang tentu sangat merugikan kondisi wanita.




Gerakan Senam Hamil paling Sederhana

Gambar Gerakan Senam Hamil
Gerakan senam Hamil tentu bertujuan agar Ibu Hamil tetap Sehat dan bugar. Sehingga banyak gerakan senam hamil. Namun tidak dipungkiri, tidak jarang ibu hamil malas atau memiliki kondisi buruk untuk beraktifitas. Bahkan untuk sekedar mengerjakan pekerjaan rumah apalagi melakukan senam. Namun karena senam hamil akan memberikan manfaat yang sangat besar, sebaiknya anda mulai melakukan senam hamil yang sederhana di usia kehamilan 28-30 minggu.

Adapun contoh gerakan Senam Hamil paling sederhana, yang bisa anda lakukan adalah:
  • Lakukan duduk bersila dan tegak dengan posisi kedua lengan mengarah ke depan dan lakukan dengan rileks. Lakukan gerakan senam sesering mungkin dalam satu hari.
  • Gerakan merangkak pertama, bisa dilakukan dengan; tundukan kepala lihat bagian perut, angkat pinggang sambil mengempiskan perut dan disertai mengerutkan dubur. Setelah itu turunkan pinggang dengan mengangkat kepala sambil melemaskan otot-otot dinding perut dan otot dasar panggul. Lakukan Gerakan Senam Hamil paling Sederhana ini delapan kali dalam satu waktu.
  • Gerakan merangkak kedua, dilakukan dengan meletakan kepala di antara kedua tangan lalu menoleh ke kiri dan kanan. Turunkan badan sehingga dada menyentuh lantai dengan cara menggeser siku sejauh mungkin ke samping badan anda. pertahankan posisi tersebut selama satu menit.
  • Berbaringlah miring ke arah kiri, letakan lutut kanan di atas lutut kiri (lebih baik diganjal bantal). Tekuk Lutut kanan sampai di depan lutut kiri (sebaiknya juga diganjal bantal). Tekuk Lengan kanan ke depan sedangkan lengan kiri di tekuk ke belakang badan.
  • Berbaring miring dengan kedua lutut dan kedua lengan ditekuk. Bagian bawah kepala dan perut sebaiknya di beri bantal agar perut tidak menggantung. Lakukan dengan Tenang dan atur pernapasan secara berirama.
  • Gerakan Senam Hamil paling Sederhana yang keenam, adalah dengan berbaring telentang dengan kedua lutut dipegang tangan dan lakukan secara rileks. Setelah itu tarik napas melalui mulut secara maksimal, kemudian tutup mulut lalu mengejan. Gerakan adalah dengan ke bawah badan dan ke depan. Keluarkan nafas secara berlahan, dan lakukan latihan ini 3-4 kali dengan jeda 2 menit.

Selain 6 Gerakan Senam Hamil Sederhana seperti diatas, ada beberapa gerakan senam ibu Hamil yang dapat melatih otot, seperti otot betis, yang dapat mencegah kejang betis, latihan otot pantat untuk menghindari wasir, sampai gerakan senam yang berfungsi untuk mencegah posisi bayi sungsang (posisi bayi benar menghadap ke jalan lahir). Hal ini akan mengurangi resiko persalinan Caesar yang tentu sangat merugikan kondisi wanita.


Manfaat ASI Eksklusif Enam Bulan
berikut adalah manfaat ASI Ekslusif enam bulan daripada hanya empat bulan. Untuk Bayi
  • Melindungi dari infeksi gastrointestinal
  • Bayi yang ASI ekslusif selama enam bulan tingkat pertumbuhannya sama dengan yang ASI eksklusif hanya empat bulan.
  • ASI eksklusif enam bulan ternyata tidak menyebabkan kekurangan zat besi
Untuk Ibu
  • Menambah panjang kembalinya kesuburan pasca melahirkan, sehingga
  • Ibu lebih cepat langsing. Penelitian membuktikan bahwa ibu menyusui enam bulan lebih langsing setengah kg dibanding ibu yang menyusui empat bulan.
  • lebih ekonomis
Apabila Tidak Ada ASI
Apabila karena beberapa hal ASI tidak dapat diberikan, gantikan dengan susu formula secara eksklusif hingga enam bulan. Kemudian lanjutkan bersama dengan MPASI sampai dengan umur setahun. Setelah setahun susu formula tidak perlu, dan bisa diganti dengan susu sapi.
Apabila masih ingin mencoba menyusui dengan ASI, bacalah lebih lanjut mengenai relaktasi dan coba hubungi Konsultasi ASI terdekat.
Aturan agar menunda memberikan MPASI pada anak < 6 bulan bukan hanya berlaku utk bayi yg mendapatkan ASI eksklusif. Tetapi juga bagi bayi yg tidak mendapatkan ASI (susu formula atau mixed)
Mengapa Jangan Memberikan Makanan Sebelum Enam Bulan
  • Saat bayi berumur 6 bl keatas, sistem pencernaannya sudah relatif sempurna dan siap menerima MPASI. Beberapa enzim pemecah protein spt asam lambung, pepsin, lipase, enzim amilase, dsb baru akan diproduksi sempurna pada saat ia berumur 6 bl.
  • Mengurangi resiko terkena alergi akibat pada makanan. Saat bayi berumur < 6 bl, sel2 di sekitar usus belum siap utk kandungan dari makanan. Sehingga makanan yg masuk dapat menyebabkan reaksi imun dan terjadi alergi.
  • Menunda pemberian MPASI hingga 6 bl melindungi bayi dari obesitas di kemudian hari. Proses pemecahan sari2 makanan yg belum sempurna.Pada beberapa kasus yg ekstrem ada juga yg perlu tindakan bedah akibat pemberian MPASi terlalu dini. Dan banyak sekali alasan lainnya mengapa MPASI baru boleh diperkenalkan pada anak setelah ia berumur 6 bl.==Mengapa Jangan Memberikan Makanan Sebelum Enam Bulan==Tidak ada untungnya memberikan makanan pengganti ASI sebelum enam bulan - selain kelebihan berat badan yang tidak perlu. Malahan, bisa jadi MPASI tersebut memicu alergi pada bayi, gangguan pencernaan, atau obesitas